SEPENGGAL CERITA DARI PAK NURIS,THE DREAM
COME TRUE DARI HOBI MENJADI HOKI
Minggu, 21 juni 2015,
agenda Scholarship Hunter Club
pada kali ini yaitu kunjungan di kediaman
bapak nur iskandar di jln purnama 7 blok y. Beliau merupakan the founder of tribuns pontianak,
yang juga masih aktif sebagai
penulis, serta telah menorehkan berbagai
prestasi khusnya di bidang jurnalis. Selain sebagai penulis aktif di tribun pontinak, saat
ini beliau juga masih bekerja di stasiun radio volare, beliau juga aktif di bidang bina antar budaya serta saat ini
beliau juga merupakan salah satu founder kampung bahasa inggris yang kegiatannya dilaksanakan setiap hari
minggu di kompleks purna blok y. wah..
keren ya..
Kesan pertama yang saya tangkap
saat bertemu dengan beliau, beliau
merupakan pribadi yang sangat menyenangkan namun sederana, kesan sederhan beliau terpancar dari cara
berpakaian dan cara bicaranya, sesekali intermezo. jadi, meskipun teman teman SHC serius mendengar cerita dari
bapak namun tetap santai, semoga teman teman SHC semakin bersemangat buat berburu beasiswa dan mengejar mimpi , khususnya untuk pengmbangan personal dan masyarakat baayak serta kemajuan negri tercinta.
Ada banyak sekali hal yang beliau bagikan pada
anggota scholarship hunter tadi, mulai dari kota boston yang nyaman
untuk study, serta berbagi info tentang beasiswa lembaga AMINEF, Fulbrigh
master dgree program , baik jalur vertikal maupun jalur zig zag, seperti beasiswa
yang lebih fokus pada human empowerment dan voluntering. Beliau juga bercerita beliau
selalu aktif di bidang organisasi sejak sd, bagi beliau melalui kegiatan
organisasi inilah wadah untuk
mengembangkan rasa percaya diri. Beliau juga bercerita pernah sampe nunggin bule dari bandara karna
keinginan belajar dan praktek bahasa inggris,meski ketika ketemu si bulenya
pake bahasa indonesia gagal deh belajar improve bahasa inggrisny hhe...
Satu hal yang paling berkesan
ketika beliau bercerita bahwa beliau perah mendapatkan beasiswa Asia Pasifik
journalism centre. Crita berawal ketika
beliau meliahat adanya peluang beasiswa khususnya di bidang jurnalis,karna hobi beliau yang memang suks
nulis, pada saat itu beliau mengajak temannya untuk apply , namun karna
temannya menolak, akhirnya beliau sendiri yang apply beliau juga menyebarkan informasi beasiswa
kepada masyrakat luas, kata bapak” ndak boleh pelit bagi informasi dan ilmu”. Nah
loh.. yang masih pelit pelit ayo jangan pelit lagi. Hhe...
Lalu, beliau menuliskan essay
singkat tentang isu di indonesia, karna beliau merupakan lulusan sarjana pertanian,
beliau tertarik mengangkat issu tentang kelapa sawit yang mana indonesia
merupakan tempat untuk menanam namun pengolahan masih saja diolah dengan negara lain seperti
malaysia dan singapura. Dari hasil essay yang beliau buat itu, Pesan dari bapak
tadi ide ide kita juga nggak boleh kalah
keren dengan ide orang orang hebat bahkan profesor sekalipun dan yang paling
penting harus tetap PD tingat dewa meski
dari dalam diri kadang ngajakin
berkelahi,, betapa luarbiasa hebatnya mental PD itu. Selain memang karna hoby menulis disamping
itu Mental PD lah yang akhirnya
mengantarkan beliau menjadi salah satu
perwakilan dari Asia untuk berangkat ke Amerika. Keren bukan .. ??
Berangkat dari kisah beliau, terlepas
dari izin Allah sang Empunya langit dan bumi, bisa kita bayangkan kalau saja
bapak tidak memiliki mental PD yang kuat tadi, meski beliau memiliki bakat
dibidang jurnalis, apa bapak bisa
mendapatkan beasiswa, serta jalan jalan
gratis keluaregri ?? mungkin saja tidak karna masih ada batasan yang
membuat beliau belum keluar dari zona nyamannya, apalagi bapak bilang ketika bertemu dengan orang
orang yang luar biasa hebat. Namun karna
mental PD tadilah beliau mendapatkan sesuatu yang memang luar biasa yang
membawa hobi menulis beliau hingga saat
ini menjadi hoki, subhaallah...
Dari pertemuan tadi bapak
mengutarakan motto hidupnya “always be
happy” dan ada lagi kata kata yang sangat berkesan untuk saya
pribadi, ketika, beliau berkata “always be confident and cosmofolid” means that we have
to belive everywhere we can grow. Yah tak perduli seberapa menyeramkan orang
orang di sekitar kita, terima segala kelebihan kita, dan berbahagialah.
Created by: Novi
Diana
Tidak ada komentar