HIJRAH, Berdayakan Dirimu
Nah, jadi sedikit sharing tentang
pengalaman ketika suatu hari berbincang dengan seorang teman, ketika itu ia
beliau berkata “ cinta dan benci itu beda
tipis” masa iya sih...??? hihi
Yups, awalnya
saya juga berfikir seperti itu. Tapi coba deh sekali kali kita coba
melihat sesuatu dengan cara pandang yang berbeda, cobalah mengkaitkan hal NEGATIF
sekaipun, sebagai hal yang POSITIF.
Kadang kita perlu membuka wawasan
baru, sebagai pelengkap pemahanan yang kita belum tahu kebenarannya guys..so, filter terlebih dahulu ya informasi yang
masuk ya..
Misal nih, seseorang yang sedang patah hati mengatakan “ cinta dan benci itu beda tipis” ya iyalah, namanya juga lagi patah
hati neng.... yah pikirannya penuh itu itu aja.. hha
Ibaratkan sebuah gelas kalau gelasnya
penuh, bisakah kita mengisi dengan air
yang baru? tentu tidak. Ya.. percuma disi air apapun bakalan tumpah dan tidak berguna, iya kan?
*lah, kalo masalah gini pasti deh sahabat paling dekat yang direpotin
melulu huhu ...gubrakkk
Nah kadang, pada suatu hal yang membuat seseorang tertekan
menimbulkan beberapa respon, ( melawan ,hadapi atau lari) nah, loh..
Sebaiknya dihadapi saja, karna itulah kehidupan
akan selau ada masalah yang siap datang silih berganti tiap harinya.
So, biar tidak larut dalam persaan, coba deh
siapkan ruangan dalam fikiran kita we just need a bit space, dan ruang
kosong itu adalah ( POSITIF MIND )
Oke.... saatnya kita belajar
pemahaman baru. Cinta itu sebenarnya menjaga seperi cinta Allah pada Hambanya
atau cinta orangtua kepada anak anak nya,
yakin deh jika kita kaitkan Cinta
pada sisi pandang seperti ini gak bakalan bikin kita kecewa, malah
sebaliknya bertabur syukur di dalam dada
Kadang seseorang itu hadir dalam kehidupan kita untuk
mengajarkan sesuatu. so, tetap ambil sisi positinya ya guys.
Guys,..jangan birkan state " kecewa "menjadi bumerang pada diri kalian sendiri, Coba deh gali tujuan positif dari kekecewaan yang kalian rasakan itu. Putarlah seperti kalian pemegang "Remot control" sehingga kalian bisa mengendalikan semuanya dengan baik.
Setlah kalian merasakan tujuan positif dari kejadian yang kalian alami, Maka pola pikir akan memberikan motivasi baru. kalian bisa memaafkan,dan tetap membawa semua kejadian yang kalian alami pada tujuan tujuan positif, so kalian bisa jadikan pelajran di masa depan, dan menjadikan motivasi untuk memberdayakan diri kalian, bukan?
Guys,..jangan birkan state " kecewa "menjadi bumerang pada diri kalian sendiri, Coba deh gali tujuan positif dari kekecewaan yang kalian rasakan itu. Putarlah seperti kalian pemegang "Remot control" sehingga kalian bisa mengendalikan semuanya dengan baik.
Setlah kalian merasakan tujuan positif dari kejadian yang kalian alami, Maka pola pikir akan memberikan motivasi baru. kalian bisa memaafkan,dan tetap membawa semua kejadian yang kalian alami pada tujuan tujuan positif, so kalian bisa jadikan pelajran di masa depan, dan menjadikan motivasi untuk memberdayakan diri kalian, bukan?
Nah, mindset
kita ditentukan oleh diri senri bukan
orang lain. Diri kita adalah yang
menentukan kemana arah tujuan kita.
ketika kita mampu berdamai
mengikhlaskan seutuhnya semua permasalahan atau tekanan, kekecewaan yang
kita rasa akan menjadi ringan.
Jangan berlama lama dalam mengambil keputusan,
sekarang saatnya set your goals and
change your life Now!
Jadi pribadi yang yang lebih Positif dan berdayakan diri kearah yang positif . :)

Tidak ada komentar