Wanita Shalihah Perhiasan Terindah
Sungguh sangat menarik ungkapan nabi ini, membuat jemari saya tergelitik untuk menuliskannya. Ya, wanita shalihah merupakan perhiasan
terindah dari segala perhiasan yang ada di muka bumi. Itu berarti wanita secara
umum memiliki daya yang hampir sama
seperti perhiasan, mungkin maksudnya seperti ini, perhiasan kadang membuat
seseorang lupa dan terlena begitu pula
sebenarnya dengan wanita bahkan mungkin memiliki
kekuatan yang lebih besar dari itu.
Sebagai sebuah perhiasan wanita bisa saja menyebabkan dua dampak
kearah negatif maupun positif.
Pertama dari segi negatif seorang wanita bisa saja membuat lelaki mabuk kepayang dengan pesona kecantikan, dan
kadang kecantikan pun digunakan untuk menaklukan kaum lelaki.
Kedua
dari segi positif , dalam hal ini wanita buka hanya sebagai perhiasan yang indah tetapi juga damai ketika berada didekatnya, wanita seperti ini bukan saja
cantik dari luar tapi juga dari dalam, dan wanita wanita yang seperti inilah
yang sebenarnya dimaksudkan nabi dalam hadist nya “ wanita
shalihah perhiasan terindah”.
Wanita
seperti ini yang disebut sebagai ‘ma a’tus
shalihah, seyogyanya seorang wanita dengan predikat ini merupakan predikat tertinggi yang ada di muka bumi, gelar ini hanya di
sebutkan oleh nabi kepada wanita wanita dengan akhlak mulia.
Masih
segar dalam ingatan saya tentang sebuah
buku yang saya baca beberapa waktu lalu,
yang saya pinjam dari perpustakaan sekolah, “ Aisyah teladan Wanita” Dalam
buku ini menggambarkan jelas betapa sosok Aisyah adalah teladan yang seharusnya menjadi contoh
bagi kita sebagai seorang wanita. Sosok wanita
shalihah penyejuk jiwa, dengan kecantikan
keluhuran budi nya yang sangat mulia, sehingga Rasulullah SAW memanggilnya “ Humairah”.
Sosok wanita dengan kecerdasan dalam ilmu agama. Ia juga ahli ibadah
yang murah hati dan gemar bersedekah. Selain itu Aisya juga merupakan
wanita yang senang belajar, ia sangat tekun
dalam belajar, sosok Aisyah ini banyak sekali meriwayatkan hadist nabi diantara istri istri nabi yang
ada, bahkan juga dalam ilmu obat obatan.
Semoga dari sepenggal kisah Aisyah ini, kita mampu
menjadikan ia sebagai salah satu teladan
dalam kehidupan sebagai wanita shalihah.
Wanita shalihah, jika ia seorang gadis maka ia akan menebar
aroma harum bagai sekitar bak bunga yang mekar dengan aroma wangi. Jikalau ia
seorang istri ia akan menjadi istri yang
mulia. Jika sebagai seorang ibu ia akan menjadi madrasah terbaik bagi putra putrinya dan ia pun bagai permata bagi suaminya.
Sahabat,
kita semua pasti mendambakan sosok
seperti ini, menjadi sebaik baiknya
wanita untuk mempersiapkan diri
menjadi madrasah untuk buah hati nanti maupun sebagai seorang istri. Namun pertanyaannya apakah semua
wanita mampu mendapatkan predikat seperti ini?
Bukanlah hal yang mudah untuk menjadi sosok wanita
shalihah, tapi bukan pula mustahil selama kita terus berproses menjadi lebih
baik setiap harinya, qadarullah... lagi dan lagi kemurahan hati allah memberikan hidayah bagi
siapa saja yang ia kehendaki.
Semoga allah selalu memberikan hidayahnya kepada kita semua agar mampu menjadi sebaik baiknya wanita. Aamiin.

great. suke ak bacenye, bahasenye mengalir, temanya menarik. Lanjutkan!
BalasHapus